Sate Bandeng Khas Banten Ibu Aliyah

November 12, 2009 1 komentar
Sate Bandeng

sate bandeng khas ibu aliyah

Yang paling unik dari kuliner khas Banten adalah bentuk penyajiannya dalam bentuk sate, selain sate bebek yang menjadi andalan kuliner Banten yaitu sate bandeng. Kuliner ini sudah terkenal di berbagai penjuru di Indonesia, dengan dipublikasikannya kuliner ini melalui beberapa media, baik itu cetak dan elektronik.
Sate Bandeng yang terkenal di Banten yaitu Sate Bandeng Ibu Aliyah (Lopang Gede, Banten, oleh redaksi ditulis Kaujon). Usaha ini didirikan sejak tahun 1989, merupakan usaha turun-temurun dari sejak dahulu. Harga yang ditawarkan oleh Sate Bandeng Ibu Aliyah termasuk tinggi yaitu sebesar Rp. 25 ribu per ekor.
“Harga boleh lebih mahal tetapi kita mengimbanginya dengan kualitas rasa yang lebih dan beda,” ujarnya.
Aliyah menambahkan percuma dijual harga murah tetapi kualitas rasa tidak diperhatikan.
Aliyah dalam satu hari dapat memproduksi Sate Bandeng sebanyak 60 tusuk dengan ikan sebanyak 20 Kg. Sate Bandeng Ibu Aliyah melakukan inovasi baru dengan menyediakan dua macam pilihan rasa, rasa biasa, manis gurih, dan rasa pedas. Tergantung keinginan pembeli yang mana yang paling disukai. Ikan yang dipilih untuk dibuat sate bandeng tentunya adalah ikan yang terbaik dan masih segar dengan produksi sebanyak dua hari satu kali.
Persaingan usaha pembuatan sate bandeng menurut Aliyah, mengalami persaingan yang tidak sehat. “Dulu saya pertama kali yang mempelopori berjualan sate bandeng di sepanjang jalan tol menuju Serang Timur, tetapi sekarang sudah banyak yang berjualan dengan harga murah dan rasa yang tidak menjamin, maka dari itu saya pindah dan membuka usaha ini di rumah saja,” terangnya.
Aliyah menambahkan dalam menghadapi persaingan merupakan sebuah tantangan baginya dan semakin menambah keyakinannya untuk bisa bertahan di antara persaingan yang ada.

Kategori:Berita Tag:

Bisnis Oleh-oleh Khas Banten, Dari Sate Bebek Sampai Sate Bandeng

November 12, 2009 4 komentar

Bisnis Oleh-oleh Khas Banten, Dari Sate Bebek Sampai Sate Bandeng

Setiap daerah tentu memiliki keunikan yang membedakannya dengan daerah lain. Kuliner daerah yang khas dapat menjadi simbol suatu daerah. Sebut saja pempek dari Palembang atau peuyeum dari Bandung.
Tak kalah dengan daerah lain, Banten pun mempunyai keunikan dalam hal kuliner. Sate bandeng, sate bebek, rabeg, dendeng kerbau bahkan makan ringan seperti emping ceplis, baso ikan goreng, dan gipang menjadi makanan khas Banten. Baca selanjutnya…

Kategori:Berita Tag:

AYAM GORENG PEMUDA

November 12, 2009 3 komentar

ayam goreng pemuda

ilustrasi: ayam goreng pemuda

Bahan:
1 ekor ayam buras, potong 4 bagian
750 ml air kelapa
250 ml air
1 lembar daun salam

Haluskan:
4 siung bawang putih
2 siung bawang merah
1 butir kemiri
½ sdt merica butiran
1 sdt gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Masukkan ayam dalam panci. Beri bumbu halus, air kelapa dan air.
  2. Masak di atas api kecil hingga daging ayam lunak. Angkat.
  3. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kering. Angkat dan tiriskan.

Untuk 4 orang

AYAM GORENG CABAI

November 12, 2009 2 komentar

ayam goreng cabai

ilustrasi: ayam gorng cabai

Bahan:
1 ekor ayam negeri, potong 10 bagian
3 siung bawang putih, parut
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
minyak goreng

Aduk rata:
100 g tepung beras
1 sdm tepung terigu
2 sdt cabai merah bubuk
1 sdt merica bubuk
1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Aduk potongan ayam bersama bawang putih halus, air jeruk nipis, dan garam hingga rata. Diamkan selama 30 menit. Tiriskan.
  2. Taburi tiap potongan ayam dengan campuran tepung hingga rata.
  3. Panaskan wajan datar, masukkan potongan ayam bertepung. Masak hingga air dalam daging ayam keluar dan ayam agak kering. Angkat.
  4. Panaskan minyak di atas api sedang. Goreng ayam hingga matang dan kering bagian luarnya. Tiriskan. Sajikan hangat.

Untuk 6 orang

AYAM GORENG BUMBU KUNING

November 10, 2009 Tinggalkan komentar

ayam bumbu kuning

Ilustrasi: Ayam bumbu kuning

Bahan:
1 ekor ayam, potong 8-10 bagian
500 ml air
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut
1 batang serai, memarkan
minyak goreng

Haluskan:
4 butir kemiri
3 cm kunyit
1 cm jahe
5 butir bawang putih
3 butir bawang merah
1 sdt gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan bumbu halus hingga rata. Taruh dalam panci, tuangi air.
  2. Beri daun salam, daun jeruk, dan serai. Masak hingga air habis. Angkat.
  3. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecokelatan dan kering.
  4. Angkat dan tiriskan.

Untuk 6 orang

AYAM GORENG RENYAH (TORI NO KARAAGE)

November 10, 2009 1 komentar

Rendam bumbu minimal 3 jam dan balut tepung sesaat akan digoreng. Santap selagi hangat agar tetap renyah dengan mayones atau saus cabai botolan.

Bahan:
500 g daging ayam (paha atau dada), potong-potong
50 g tepung beras
1 sdm tepung maizena
minyak goreng
jeruk lemon, potong-potong

Perendam:
50 ml – 75 ml maggi seasoning
1 siung bawang putih, parut
½ cm jahe, parut
½ sdm air jeruk lemon/nipis
½ sdt gula pasir

Cara membuat:

  1. Perendam : Campur Maggi Seasoning dengan bumbu lainnya. Aduk rata.
  2. Masukkan potongan ayam ke dalam bumbu Perendam. Aduk rata. Tutup wadah, simpan dalam lemari es selama 1-3 jam.
  3. Tiriskan daging ayam. Campur tepung beras dan tepung maizena hingga rata.
  4. Gulingkan tiap potongan ayam ke dalam campuran tepung hingga terbalut rata.
  5. Goreng dalam minyak panas hingga kering dan kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
  6. Sajikan hangat dengan jeruk lemon, saus cabai atau mayones botolan.

Untuk 6 orang

AYAM GORENG TEPUNG (3)

November 10, 2009 Tinggalkan komentar

ayam goreng tepung

Bahan:
1 ekor ayam ras, potong menjadi 10 bagian
minyak untuk menggoreng

Bumbu:
1 sdt jahe parut
1 sdt bawang putih parut
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam

Lapisan:
1 butir telur ayam, kocok
Tepung Bumbu, aduk rata:
150 g tepung terigu
1 sdm tepung beras
½ sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk
½ sdt garam

Cara membuat:

  1. Tiriskan ayam, aduk bersama bumbu dan diamkan selama 30 menit agar meresap.
  2. Celupkan tiap potongan ayam dalam Tepung Bumbu hingga rata.
  3. Celupkan dalam telur kocok lalu gulingkan dalam Tepung Bumbu hingga terbalut rata.
  4. Simpan dalam lemari es selama 30 menit.
  5. Panaskan minyak banyak dalam panci di atas api sedang.
  6. Goreng potongan ayam selama 3-4 menit hingga airnya keluar. Kecilkan api, goreng kembalis elama 4 menit hingga agak kering.
  7. Besarkan api untuk mengeringkan bagian luarnya, biarkan selama 3 menit. Angkat dan tiriskan.
  8. Sajikan hangat dengan saus cabai botolan.

Untuk 6 orang